Rabu, 01 Juli 2009

Fungsi Safe Mode di OS Windows


Fungsi Safe Mode adalah untuk mengatasi masalah-masalah Windows dan mencoba untuk mencari tahu penyebab masalah-masalah tersebut.
Safe Mode merupakan cara aman yang direkomendasikan dari Microsoft yang digunakan untuk memperbaiki Sistem operasi Windows ketika Windows bermasalah.
Penggunaan fungsi safe mode memungkinkan komputer berada dalam konfigurasi minimal, fungsi startup di minimal kan, termasuk dengan driver-driver, secara otomatis fungsinya tidak banyak di load. Tampilan grafis yang berjalan dalam setting-an Medium (16 bit) dan resolusi 640 x 480 pixels sehingga support untuk semua jenis kartu grafis.


Mengakses System Restore

Dalam keadaan normal fungsi System Restore dalam keadaan monitoring, artinya ketika nanti terjadi trobel di sistem operasi, system ini bisa di aktifkan fungsinya dengan cara mengembalikan ke keadaan sebelum terjadi kerusakan. System ini bisa diatur melalui di My Computer – Properties – System Restore.

Atau ketika akan melakukan scanning virus, cara yang sangat disarankan adalah mematikan sementara system restore selama proses scanning. Setelah proses scanning selesai system restore di aktifkan lagi.


Scanning Virus

Dalam keadaan safe mode, virus-virus yang mengganggu komputer dapat dimatikan aksesnya, sehingga sangat membantu dalam proses pembersihan secara menyeluruh. Karena biasanya virus-virus, spyware ketika telah tereksekusi atau telah menginfeksi sistem operasi maka dia akan terus menyebar, dalam beberapa kassus serangan spyware lebih susah dihapus ketimbang infeksi virus.
Pada safe mode ini semua aplikasi berada dalam kendali perintah kita, begitu juga dengan virus-virus ataupun spyware, ini sangat membantu dalam proses scanning, terkadang ada juga ketika dalam kondisi safe mode virus masih menyelinap dalam memory, tapi itu juga bukan masalah, karena statusnya sudah lemah.