Langkah awal ini digunakan untuk mendeteksi apakah komputer atau media penyimpanan lainnya (Flashdisk) sudah terkena virus. Langkah yang digunakan adalah sebagai berikut :
- Buka My Computer (Start Menu atau Klik kanan pada My Computer dan Explore).
- Pilih Menu Tools dan klik Folder Options&hellip .
- Pada tab View, beri tanda [•] pada pilihan options Show hidden files and folders.
- Lalu beri tanda [?] pada check Hide extensions for known file types.
- Kemudian hapus tanda [?] pada pilihan check Hide protected operating system files.
- Lalu klik OK.
- Ulangi langkah diatas, apabila setelah di lihat kembali di bagian Hide protected operating system files atau Hide extensions for known file types masih terdapat tanda [?] atau tidak ada tanda [•] pada pilihan options Show hidden files and folders berarti komputer dan perangkat penyimpanan lainnya (Flashdisk) sudah terkena virus.
Langkah Utama
- Masukkan flashdisk, jangan langsung tekan tombol OK, itu berarti autorun diaktifkan.
- Kemudian klik tombol Cancel atau X.
- Buka menu Run… dari Start Menu, atau tekan tombol Windows dan R secara bersamaan di keyboard.
- Klik Browse...
- Pada Look In, ubah menjadi lokasi flashdisknya. misalnya E:\ atau yang lainnya tergantung dari urutan pembacaan computer tersebut.
- Pada Menu View, pilih Detalis.
- Pada Files of type, pilih All files, maka akan tampil semua file yang ada di dalam flashdisk.
- Cari file yang bernama Autorun.inf, klik sekali saja, kemudian tekan tombol Delete pada keyboard.
- Klik Yes pada pada pertanyaan konfirmasi penghapusan.
- Ulangi dua langkah diatas untuk file – file berikut (lihat di kolom Type):
- Data Base File (*.db), file ini berisi tentang informasi sementara untuk menthumbnails sebuah folder. Tetapi sekarang sering dijadikan trik untuk menyebarkan virus.
- Configuration Settings (*.ini), sebenarnya file ini hanya untuk menkonfigurasi secara individu sebuah folder (kebanyakan folder-folder system). Kadangkala dijadikan virus sebagai alternatif Autorun.inf.
- Tandai file-file yang ditentukan, apabila terdapat beberapa file yang anda yakini bahwa file tersebut adalah file anda, maka anda boleh membiarkan file tersebut di flashdisk dan file-file yang telah ditentukan tadi, klik tombol X pada kotak dialog Browse.
- Setelah selesai menghapus Klik lagi tombol X pada kotak dialog Run.Cabut flash disk dari komputer.
- Lalu pasang lagi ke komputer.
Langkah AkhirLangkah ini adalah usaha untuk membersihkan virus dari flashdisk yang mungkin sudah terdapat banyak file virus.
- Setelah memasang flashdisk ke komputer pilih Open folder to view files, pada saat kotak dialog muncul sesaat setelah flashdisk di pasang. Kemudian klik [OK].
- Di windows explorer yang terbuka sekarang, klik [Search] pada toolbar.
- Di sebelah kiri terdapat pilihan What do you want to search for ?, piih All files and folders.
- Setelah muncul tampilan baru, pada text box All or part of the file name, isikan *.exe, *.scr (tanpa kurung).
- Pada Look In, pastikan bahwa lokasinya berada pada flashdisk.
- Klik More advanced options untuk menampilkan menu dibawahnya.
- Beri tanda [?] pada pilihan berikut :
- Search system folders.
- Search hidden files and folders.
- Search subfolders.
- Kemudian klik Search, tunggu beberapa saat sampai proses pencarian selesai.
- Hapus semua file yang hanya bergambar folder atau dokumen meskipun anda yakin bahwa anda telah mempunyai folder/ file dokumen tersebut. Ingat ! Yang akan dihapus ini adalah file virus, dan bukan folder/file dokumen yang anda miliki. Karena kita tadi melakukan pencarian terhadap file Application (*.exe) dan file Screen-Saver (*.scr) dan bukan pencarian file folder/file dokumen.
- Setelah selesai menghapus, maka sekarang anda boleh membuka file-file dokumen yang akan anda buka, edit, perbarui, atau apapun.
Diolah dari beberapa sumber di Intenet