Jumat, 19 Juni 2009

Memasukkan video ke PDF


Peno ngerti ora....nek pas peno presentasi tur nduweni video pastine presentasi mau dadi iso ngejreng.

Nek peno pengen nglebokno file video neng dokumen karo Acrobat 9i, peno iso nggawe luweh cepet lan gampang.


  • Kang kawitan peno kudu mbukak dokumen PDF peno.
  • Banjur iku peno pastekno area seng arep peno lebokno video.
  • Terus Klik "Tools | Multimedia | Video Tool".  Terus awak peno dikongkon ngatur are video seng mau.
  • Tarik kursor mouse sampe oleh area seng peno karepi. Banjur window muncul lan njaluk peno supoyo nglebono file video.
  • Klik wae"browse' lan golek-i  file video seng neng hard disk terus klik "Open".
  • Sedurunge peno ngeklik "Open" peno isi diwenehi kabebasan kanggo motong-motong durasi video. Lakokno yen diroso durasi video kedawan atowo kesuwe.
  • Mari peno ngeklik "Open"  barno proses transcoding video malku sampek rampung.
  • Nek wes rampung, peno isi nyiapno dokumen PDF lantaran perintah "Save" otowo "Save As.

Nek ora iso...! yo njaluk tolong waong seng ngerti....

Selasa, 16 Juni 2009

Mengamankan File dan Folder


Dhulur-dhulur wes podo ngerti ora yen salah sawijineng kautamaan soko Windows Vista yoiku iso mengenkripsi file otowo folder. Enkripsi file otowo folder iku ndadekno file otowo folder peno ora bakal iso diakses karo wong liyo.
Lha terus piye carane...?
Peno kudu sabar cak....
Toto carane koyo mengkene lho :

  1. Peno buka Windows Explorer, terus buka-o folder seng arep dienkripsi.
  2. Mari nguni, klik kanan neng folder atau file seng arep peno enkripsi, mari ngunu cak pilih [Properties].
  3. Teko jendela properti folder, klik tombol [Advanced] seng ono neng tab [General].
  4. Wenehono tondo cek Encrypt content to secure data.
  5. Klik [OK] dan mari nguni [OK] maneh. Jeneng file atau folder terus owah dadi ijo seng nandakno file/folder iku wes terenkripsi.
Nek dhulur-dhulur arep mengenkripsi folder mari ngunu nglebokno pirang-pirang file neng njero folder kuwi, otomatis file seng ono neng njerone katutan terenkripsi. Namung, nek peno ngetokno tekok foldermau, file seng mau terdekripsi.

Rabu, 10 Juni 2009

5 Langkah Bersihkan Virus Jumbo Si "Mahadewa"


Virus Mahadewa bukan termasuk virus yang mematikan meski mengganggu.
Sebelum mencoba teknik ini, tentu saja kenali dulu ciri-ciri serangan virus ini.
Kalau positif, berikut 5 langkah manual membersihkan virus Mahadewa.

  1. Matikan proses virus dengan nama WSCript.exe. untuk mematikan proses virus ini anda dapat menggunakan “task manager” atau tools pengganti task manager lainnya seperti Proces Explorer.

  2. Untuk mengantsipasi agar proses virus tidak aktif kembali saat dijalankan, blok file MaHaDeWa.dll.vbs dengan menggunakan “Software Restriction Policies” [Jika menggunakan Windows XP Prof. Dan Windows 2003], caranya :
  • Klik tombol "Start&quot.
  • Klik "Run&quot.
  • Ketik "secpol.msc" [tanpa tanda kutip)
  • Kemudian pada layar "Local Security Settings", klik kanan pada folder "Software Restriction Policies” kemudian klik "Crate new policies&quot.
  • Kemudian klik kanan pada folder "Additional Rules&quot.
  • Klik "New Hash Rule&quot.
  • Pada kolom "File hash", klik tombol "Browse" dan arahkan ke file MaHaDeWa.dll.vbs.
  • Klik tombol "open&quot.
Catatan: "Sebelum blok file tersebut sebaiknya tampilkan file yang tersembunyi terlebih dahulu dengan merubah setting pada Folder Options".
  1. Repair registry yang sudah dibuat oleh MaHaDeWa. Untuk mempermudah proses perbaikan tersebut, salin script dibawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf. Jalankan file tersebut dengan cara:
  • Klik kanan repair.inf.
  • Klik Install.

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

[UnhookRegKey]

HKLM, Software-CLASSES-batfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software-CLASSES-comfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software-CLASSES-exefile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software-CLASSES-piffile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software-CLASSES-regfile-shell-open-command,,,"regedit.exe "%1""

HKLM, Software-CLASSES-scrfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"

HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows NT-CurrentVersion-Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"

HKCU, Software-Microsoft-Internet Explorer-Main, Start Page,0, "About:blank"

HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows NT-CurrentVersion, RegisteredOrganization,0, "Organization"

HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows NT-CurrentVersion, RegisteredOwner,0, "Owner"

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer,NoDriveTypeAutoRun,0x00010001,255

HKLM, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer,NoDriveTypeAutoRun,0x00010001,255

[del]

HKCU, Software-Microsoft-Internet Explorer-Main, Window Title

HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run, Ageia

HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run, Systemdir

HKCU, Software-Microsoft-Internet Explorer-Main, Window Title

HKLM, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Winlogon, LegalNoticeCaption

HKLM, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Winlogon, LegalNoticeText

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-RunMRU-MRUList, a

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-RunMRU, a

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-ActiveDesktop, NoChangingWallpaper

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoClose

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoControlPanel

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoFind

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoRun

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoStartMenuMorePrograms

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoTrayContextMenu

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoViewOnDrive

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoWinKeys

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer-Advanced, Hidden

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-System, DisableMsConfig

HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-policies-Explorer, NoControlPanel

HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-policies-Explorer, NoLogOff

  1. Hapus file induk virus di direktori berikut:
  • C:-MaHaDeWa.dll.vbs (semua drive)
  • C:-autorun.inf (semua drive)
  • C:-Windows-system32-WinXP.dll.vbs
  1. Namun, untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, silahkan scan dengan antivirus yang up-to-date dan sudah mengenali virus ini dengan baik.


Virus MAHADEWA

Virus ini mempunyai ukuran yang super jumbo. File yang di usung cukup besar dan tidak wajar untuk ukuran virus yakni sekitar 30,426 KB alias 30 MB sehingga pantas lah kalau menyebut diri dengan nama Mahadewa. Virus Mahadewa dikembangkan dari bahasa sederhana setingkat VBScript (VBS], virus ini mempunyai daya serang yang tak kalah dengan virus yang dibuat dengan Visual Basic.


Virus ini dapat aktif dengan didukung oleh wscript.exe. Pada saat dirinya aktif akan mencoba untuk membuat beberapa file berikut sebagai file induk yang akan dijalankan pertama kali saat komputer diaktifkan. Masing-masing C:-Windows-system32-WinXp.vbs dan C:-MaHaDeWa.dll.vbs serta di setiap drive. Untuk memastikan agar dirinya dapat aktif secara otomatis setiap kali komputer dinyalakan, ia akan membuat string tertentu pada registry. Selain dengan membuat string registry tersebut, agar dirinya dapat aktif secara otomatis saat user akses Flash Disk atau Drive lain di komputer, ia juga akan memanfaatkan fitur autoplay Windows dengan membuat file autorun.inf dimana file ini akan secara otomatis menjalankan file MaHaDeWa.dll.vbs tanpa perlu menjalankan file tersebut. File autorun.inf ini akan dibuat disetiap Drive termasuk pada Flash Disk.

Tujuan dari VM adalah mencoba untuk mengembalikan registri yang sudah di acak-acak oleh virus sejenis yakni Nita.dll.vbs. Dan ataukah antara MaHaDeWa dan Nita ini mempunyai hubungan khusus karena jika dilihat pada string yang dibuat maka akan membentuk kata-kata N Love You Forever, hanya mereka berdua yang tahu.

VBS/Autorun.AM tidak akan melakukan blok terhadap fungsi-fungsi Windows atau security tetapi justru sebaliknya akan mencoba untuk mengembalikan fungsi Windows seperti Regedit/Task Manager/Folder Options. Sayangnya ada beberapa string yang justru akan membuat fungsi “System Restore” menjadi tidak berfungsi.

Virus ini akan menorehkan beberapa jejak pada komputer target seperti merubah Header Internet Explorer / merubah halaman utama Internet Explorer / merubah nama pemilik komputer target atau memunculkan pesan dari sang VM sebelum user login Windows.

Media yang digunakan dalam penyebarannya adalah Flash Disk sebagai salah satu alternatif oleh VBS/Autorun.AM dalam menyebarkan dirinya dengan membuat 2 buah file yakni autorun.inf dan MaHaDeWa.dll.vbs. File autourun.inf ini juga dimaksudkan agar dirinya dapat aktif secara otomatis saat user akses ke Flash Disk tersebut.

Ciri-Ciri Mahadewa antara lain:


  • Merubah Judul internet Explorer menjadi MaHaDeWa Labkom UBL
  • Merubah start page Internet Explorer menjadi http://webkom
  • Merubah nama komputer dan nama pemilik Windows
    • RegisteredOrganization = Your pc has been clean from Nita Virus by MaHaDeWa
    • RegisteredOwner = MaHaDeWa
  • Merubah Walpaper Windows.

Mau tahu cara mencegahnya....! Tunggu posting selanjutnya....

Selasa, 09 Juni 2009

Safari 4 di Windows Vista dan XP



Ajang Apple's World Wide Developers Conference (WWDC) 2009 di San Fransisco, AS menjadi momentum dirilisnya Safari 4. Salah satu fitur baru yang ada di browser Safari 4 buatan Apple cukup unik. Pasalnya fitur ini spesial khusus dibuat untuk sistem operasi Windows, namanya Windows Native Look and Feel. Fitur ini hanya bekerja pada Safari 4 versi Windows jika diinstall pada Windows Vista atau Windows XP.

Browser versi terbaru buatan Apple itu diklaim jauh lebih kencang untuk mengakses website. Ini karena adanya peningkatan pada fitur Nitro Engine pada Safari 4 yang punya kemampuan empat kali lipat daripada Safari versi pendahulunya untuk membuka halaman-halaman web lebih cepat. Nitro Engine pada Safari 4 browsernya dapat mengeksekusi JavaScript sekitar 8 kali lebih cepat daripada IE8 dan 4 kali lebih cepat daripada Firefox 3 berdasarkan pengujian iBench dan SunSpider.

Safari 4 juga menawarkan beberapa fitur baru yang mempermudah dan mempercepat pengguna untuk memilih website yang akan dikunjungi. Fitur-fitur dalam safari 4 antara lain TopSites, CoverFlow, dan Full History Search.

  • TopSites memberikan preview halaman-halaman situs favorit dalam satu halaman. Safari 4 akan melacak situs yang paling sering dikunjungi pengguna dan akan menempatkan 24 thumbnail situs paling favorit dalam halaman TopSites.
  • CoverFlow malah menampilkan tampilan semua halaman muka website yang pernah dikunjungi dan tersimpan dalam history dan bookmark. Bentuknya dibuat mirip sebuah buku dan untuk membuka halaman-halamannya cukup dengan menggeser kursor. Ini memudahkan pengguna untuk mengunjungi kembali halaman yang pernah dikunjunginya. Fitur seperti sebelumnya sudah diperkenalkan di iPod dan iPhone.
  • Full Search History di halaman TopSites digunakan jika pengguna lupa halaman apa mana yang pernah dilihat dan akan dikunjunginya lagi. Safari 4 menyimpan semua data teks di semua halaman web yang tersimpan dalam history.

Sebagian fitur-fitur tersebut sebenarnya mirip dengan yang ditaarkan Chrome buatan Google atau Opera terbaru. Namun, selalu yang membadakan software buatan Apple dengan lainnya adalah soal penampilan. Kesan 3D sangat kental di Safari 4. Safari tersedia dalam versi untuk Mac dan Windows.

Safari 4 ini dapat didownload disini.

Membangun Router di Rumah dengan Ubuntu



Di sini OS yang digunakan adalah Linux Ubuntu Desktop versi 8.10 (Intrepid Ibex). Router yang digunakan adalah aplikasi dari Firestarter (www.fs-security.com) yang punya lisensi gratis 100%. Aplikasi ini adalah sebuah firewall dengan fitur router. Langkah awal adalah siapkan PC yang sudah ter-instal Ubuntu dan memiliki koneksi Internet aktif serta sediakan sebuah kartu jaringan tambahan untuk menghubungkan Ubuntu ke jaringan lokal.


  1. Instalasi Komponen Utama


  • Ada dua komponen utama yang harus di-instal sebelum dapat memfungsikan PC sebagai router, yaitu Firestarter dan DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol). Komponen DHCP hanya perlu di-instal jika ingin alamat IP dialokasikan otomatis kepada klien. Jika ingin melakukan konfigurasi alamat secara manual, DHCP tidak wajib di-instal. Untuk meng-instal Firestarter dan DHCP, klik menu System > Administration > Synaptic Package Manager (SPM). Kemudian masukkan password root Ubuntu (jika diminta).
  • Dari jendela SPM, manfaatkan fasilitas “Quick Search” untuk mencari paket Firestarter. Jika sudah ketemu, klik kotak kecil di sebelah paket Firestarter dan pilih “Mark for Installation”.
  • Selanjutnya, dengan cara yang sama, lakukan pencarian untuk paket DCHP. Jika SPM menyajikan banyak pilihan, pastikan Anda memilih paket “dhcp3-server”. Klik kembali kotak kecil dan pilih “Mark for Installation”. Kemudian klik tombol “Apply” dengan ikon centang hijau yang ada di atas. Sisanya biar Linux yang mengerjakan.

  1. Konfigurasi Router


  • Jika instalasi berjalan dengan mulus, langkah berikutnya adalah melakukan konfigurasi Firestarter agar semua koneksi dari klien bisa diteruskan ke Internet. Jalankan Firestarter dari menu Applications > Internet > Firestarter dan masukkan password root Ubuntu jika diminta.
  • Dari jendela utama Firestarter, klik menu Preferences di bagian atas (pastikan tab “Status” aktif), kemudian pilih Network Setting. Perhatikan 2 kotak drop-down yang ada di sana. Kotak drop-down paling atas adalah antarmuka jaringan yang terkoneksi dengan Internet. Jika menggunakan kartu jaringan Ethernet, antarmuka yang ditunjukkan kemungkinan besar adalah “eth0”. Sementara kotak drop-down kedua menunjukkan antarmuka untuk jaringan lokal.
  • Jika sudah ditentukan mana jaringan Internet dan lokal, Anda tinggal mengaktifkan (centang) opsi “Enable Internet connection sharing” dan “Enable DHCP for the local network” (alokasi IP klien otomatis). Rentang alokasi IP menggunakan DHCP juga bisa Anda tentukan sendiri, dengan mengklik tanda panah hitam di sebelah opsi “DCHP server details”. Opsi lain di jendela ini bisa dibiarkan apa adanya, karena kita tidak terlalu membutuhkannya.
  • Setelah semua selesai disetel, klik tombol “Accept”. Dengan mengklik tombol “Start Firewall”, PC Anda sudah menjadi sebuah router untuk berbagi koneksi Internet.

  1. Tips:


  • Bonus Firewall Firestarter memang didesain untuk mengamankan PC yang terhubung ke Internet, termasuk klien-kliennya yang terhubung melalui fasilitas Internet Connection Sharing. Secara default, Firestarter sudah bekerja sebagai firewall sejak pertama kali diaktifkan. Tetapi pengaturan default masih memiliki banyak lubang yang jika tidak ditutup bukan tidak mungkin bakal ditembus cracker. Apabila keamanan menjadi prioritas saat berselancar, tidak ada salahnya mengikuti langkah-langkah sederhana berikut.

  1. Menghadang Serangan dari Luar


  • Buka kembali jendela Preferences di Firestarter. Kali ini pilih “ICMP Filtering” dan aktifkan (centang) opsi “Enable ICMP Filtering”. Abaikan opsi lain di bawahnya jika memang tidak ada fitur lain dari protokol ICMP yang diizinkan diterima PC. Selanjutnya, klik tombol Accept.
  • Kembali ke jendela utama Firestarter, lalu pilih tab “Policy”. Di opsi Editing, pastikan terpilih “Inbound traffic policy” yang artinya kita akan membuat aturan tentang “siapa saja yang boleh mengakses PC atau port dari sisi Internet”. Jika tidak ada port yang boleh diakses dari Internet, maka pastikan daftar “Allow connection from host”, “Allow service”, dan “Forward service” dalam keadaan kosong. Sebaliknya, jika ingin membolehkan sebuah host dari sisi Internet terkoneksi ke router ini, klik kanan area kosong di daftar “Allow connection from host” dan pilih “Add rule”. Kemudian masukkan alamat IP dari host yang diizinkan mengakses router. Jika sudah, jangan lupa klik tombol “Add” dan “Apply”. Cara yang sama bisa dilakukan untuk membolehkan koneksi port/service dari Internet, hanya saja Anda harus bekerja di daftar “Allow service”.
  • Jika sudah, coba tes PC bantuan situs audit keamanan milik Gibson Research (www.grc.com). Bandingkan hasil sebelum dan sesudah konfigurasi dilakukan (lihat apakah mendapat predikat “Passed” pada TruStealth Analysis atau tidak).

Sumber: PCplus


Minggu, 07 Juni 2009

A-Data Classic CH91, Harddisk Portabel



A-Classic CH91 yang ditawarkan dalam 3 warna (silver, pink, dan biru) dan 3 pilihan kapasitas ini (250/320/500 GB), A-Classic CH91 mampu meraih penghargaan desain dari ajang Reddot 2009. Karena hanya menawarkan koneksi USB 2.0, kemampuan Classic CH91 memang terbatas pada sistem tersebut. Catatan kinerja yang ditawarkan terlihat biasa, namun rendahnya keterlibatan CPU dalam proses pembacaan data menjadi poin bagus di sini. Pihak distributor memberikan garansi produk selama 2 tahun dengan kondisi 1 tahun pertama 1-to-1 replacement dan 1 tahun berikut gratis biaya service.
    Hasil Uji HD Tach 3.0.4.0
  • Random access 17,9ms
  • CPU utilization 3%
  • Average read 32,7 MB/detik
  • Burst speed 33,1 MB/detik

PLUS: Desain minimalis menarik; masa garansi panjang; utilisasi CPU rendah; harga kompetitif.

MINUS: Koneksi hanya USB; kabel USB pendek; tanpa aplikasi.
    SKOR PENILAIAN(maksimal 5)
  • Kinerja : 3,75
  • Fasilitas : 4
  • Penggunaan : 4,5
  • Harga : 5
    SKOR TOTAL : 4,16

    SPESIFIKASI A-DATA CLASSIC CH91
  • Interface: USB 2.0
  • Kapasitas: 250GB
  • Tombol akses: Tidak ada
  • Software backup/recovery: HDDtoGO (download)
  • Bobot: 194gr